KPM UNSIQ

Penyerahan SK TPPS desa Tunjungseto Kepada Ketua TPPS Kabupaten Kebumen

Mahasiswa KPM BKMB-bR menyerahkan SK TPPS Desa Tunjungseto kepada Ketua TPPS Kabupaten Kebumen yang juga Wakil Bupati Kebumen Hj. Ristawati Purwaningsih, S.ST., M.M, rombongan diterima langsung di rumah pribadinya yang beralamat di Desa Semanding Kecamatan Gombong (17/9). Eko Prasetyo sebagai Kordes menyampaikan capaian kegiatan program KPM MBKM-bR selama menjalankan KPM di Desa Tunjungseto dari program sanitasi berupa pembangunan toilet di Komplek Balai Dukuh Karangjambu, pembentukan Bank Sampah dan penanganan stunting serta kegiatan infomasi magang kerja di Jepang.

“Desa Tunjungseto yang merupakan desa dengan kemiskinan ekstrim dan dengan kasus stunting terbesar di kecamatan Sempor, mendorong mahasiswa KPM MBKM-bR untuk bisa memberikan kontribusi dalam rangka menanggulangi kemiskinan dan percepatan penurunan stunting di desa Tunjungseto” tutur Eko Prasetyo. Berkaitan ha tersebut maka dengan pada tanggal 11 September 2022 telah terbentuk Tim Percepatan Penanggulangan Stunting di Desa Tunjungseto. Hal ini ditanggapi serius oleh Wakil Bupati Kebumen yang merupakan Ketua Percepatan Penanggulangan kemiskinan dan Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Kebumen.

“Luar biasa dan terima kasih kepada mahasiswa yang sudah mengabdikan diri kepada masyarakat Tunjungseto, tinggal Pemerintah Desa Tunjungseto untuk bisa meneruskan program yang sudah dibuat oleh mahasiswa KPM ini, sehingga sinergitas dengan pemerintah kabupaten terbangun” tegas Bu Rista. Penanganan stunting tidak hanya setelah lahir namun dimulai dari pranikah bahkan dari remaja, proses persalinan dan tumbuh kembang anak merupakan hal penting dalam berkaitan dengan penanganan stunting. “Penanggulangan stunting ada penanggulangan spesifik dan sensitif” imbuhnya.

Terbentuknya TPPS melalui Surat Keputusan Kepala Desa Tunjungseto Nomor 440.1/22 Tahun 2022 merupakan amanat dari Peraturan Presiden RI Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting dimana tugasnya adalah mengoordinasikan, menyinergikan, dan mengevaluasi penyelenggaraan Percepatan Penurunan Stunting di tingkat desa, sehingga intervensi sensitif dan spesifik Pemerintah Desa mengoptimalkan program dan kegiatan pembangunan desa dalam mendukung penyelenggaraan Percepatan Penurunan Stunting di Desa.

Dalam kesempatan ini pula di Kabuten Kebumen dicanangkan program “Bapak Asuh”. Bapak Asuh adalah program pemberian gizi selama 3 bulan berturut turut kepada balita stunting dengan indek Rp. 15.000,00 perhari selama 3 Bulan sebagai langkah spesifik untuk percepatan penurunan stunting di desa yaitu dengan menggandeng semua komponen masyarakat di desa yang nanti akan di kelola oleh TPPS Desa.

Sementara dari Bapemperda DPRD Kabupaten Kebumen menginformasikan telah melakukan kajian kemiskinan di Kabupaten Kebumen dengan Tenaga Ahli dari FKSP UNSIQ Jawa Tengah di Wonosobo tentang Penyelenggaraan BUM Desa, Percepatan Penurunan Stunting dan Pengelolaan Sampah. Melalui line WA Ketua Bapemperda Kabupaten Kebumen FA. Bambang Trisaktiono menjelaskan “sudah terjalin komitmen dengan seluruh OPD dan segera tersusun naskah akademiknya sebagai bahkan raperda di tahun 2023, dengan harapan DPRD untuk bisa mendapatkan dukungan Pemda dan khususnya Wakil Bupati Kebumen yang dalam hal ini sebagai Ketua TPPS dan Penurunan Kemiskinan di Kabupaten Kebumen”.

Diakhir kesempatan ini Kepala Desa Tunjungseto menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KPM yang sudah memberikan kontribusi kepada masyarakat desa tunjungseto dengan harapan pula kedepan akan bisa diteruskan dan mohon dukungan penuh dari pemerintah kabupaten Kebumen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *