KPM UNSIQ

Koordinasi Badan Panitia KPM MBKM Berbasis Riset

Tujuan koordinasi Badan Panitia KPM MBKM Berbasis Riset untuk mensinergikan program kegiatan KPM yang akan dilaksanakan pada tanggal 04 Februari sampai dengan 15 Maret 2023. Program Unggulan KPM bermuara pada karakter ke-UNSIQ-an, sekaligus ketahanan pangan dan pengelolaan sampah di 100 Desa yang tersebar di Wilayah Kabupaten Wonosobo, dan 16 Desa di Wilayah Kabupaten Magelang, Temanggung, Kebumen serta kabupaten lain.

Dok: LP3M

Peserta KPM yang berjumlah 1295 dari 20 Program studi di lingkungan UNSIQ memiliki peran penting dalam ajang promosi kampus serta eksistensi di masyarakat. Koordinasi yang dihadiri oleh 25 tim BPKPM, diawali dengan sambutan Bapak Rektor UNSIQ (Dr. H. Z. Sukawi, MA) yang menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan KPM memiliki dampak akademik pada output artikel hasil pengabdian masyarakat serta rancangan Rekor MURI yang fokus pada Ketahanan pangan dan Pengelolaan Sampah. Selanjutnya arah kebijakan KPM dari Wakil Rektor 1 (Dr. H. Ngarifin Shidiq, Alh, M.Pd.I) terkait teknis pelaksanaan kegiatan KPM harus mencerminkan Wong UNSIQ dengan karakter Qurani serta pentingnya optimalisasi pembimbingan DPL, hal ini dikuatkan oleh Wakil Rektor II (Dr. H. Mahfudz Junaedi, MH) bahwa dalam penentuan DPL harus memenuhi indikator profesionalitas dan kinerja tridharma PT. Selanjutnya hasil koordinasi yang disampaikan oleh Wakil Rektor III (Dr. Ir. Heri Hermanto, M.T) jangan sampai program rekor MURI sebagai program unggulan menjadikan kegiatan pengabdian yang sesungguhnya tidak optimal. Hasil Koordinasi ini menjadikan tim LP3M dan BPKPM sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu kegiatan KPM dengan memperluas jaringan lokasi desa KPM diluar Wonosobo, tema kegiatan KPM yang berbasis masjid dan pesantren, Supervisi dan monitoring KPM harus lebih efektif; #jelas kepala LP3M (Dr. Ahmad Khoiri, M.Pd) dan Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat (Achmad Affandi, S.E., MM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *