KPM UNSIQ

Sosialisasi KPM 52: Wujudkan “KPM Berdampak” Berbasis Qur’anic Empowerment & SDGs

Wonosobo, 10 Oktober 2025 — Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo menggelar sosialisasi Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) ke-52, yang akan dilaksanakan mulai 5 Januari hingga 13 Februari 2025 di Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan mahasiswa UNSIQ untuk berperan aktif dalam pembangunan masyarakat berbasis nilai-nilai Al-Qur’an dan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs).

Pendaftaran peserta KPM 52 dibuka mulai 9 Oktober hingga 3 November 2025, melalui sistem daring yang telah disiapkan oleh panitia Badan Pelaksana KPM (BPKPM) UNSIQ.

Dalam sambutannya, Ketua LP3M UNSIQ, Prof. Dr. H. Hermawan, ST, M.T., menegaskan bahwa KPM bukan sekadar kegiatan wajib akademik, tetapi merupakan momentum penting untuk menerapkan ilmu, memperkuat karakter Qur’ani, dan menebarkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“KPM kali ini mengusung semangat Qur’anic Empowerment, di mana mahasiswa diharapkan mampu menginternalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap aspek pengabdian. Sinergi antara penguatan spiritual dan kontribusi sosial inilah yang akan membuat KPM UNSIQ benar-benar berdampak,” ujar Prof. Hermawan.

Sementara itu, Ketua BPKPM UNSIQ, Dr. M. Yusuf Amin Nugroho, M.Pd.I., dalam paparannya menjelaskan bahwa pelaksanaan KPM 52 dirancang dengan pendekatan berbasis impact program, sehingga setiap kelompok mahasiswa memiliki target capaian yang terukur sesuai tema dan kebutuhan masyarakat setempat.

“KPM 52 tidak hanya menempatkan mahasiswa di desa, tetapi memastikan bahwa kehadiran mereka membawa perubahan positif yang terukur, sesuai dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan,” jelas Dr. Yusuf.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh para dosen pembimbing lapangan (DPL) serta mahasiswa calon peserta KPM. Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menjelaskan mekanisme pendaftaran, sistem bimbingan, serta fokus program yang akan dikembangkan selama pelaksanaan di Kabupaten Purworejo.

Melalui tema besar “KPM Berdampak berbasis Qur’anic Empowerment & SDGs”, UNSIQ berkomitmen menjadikan pengabdian masyarakat sebagai laboratorium sosial bagi mahasiswa untuk berinovasi, berkolaborasi, dan menumbuhkan kepedulian terhadap kemaslahatan umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *