KPM UNSIQPengabdian

LP3M UNSIQ Matangkan DPL KPM Berdampak Tahun 2026

Wonosobo, 9 Juli 2026 – Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (ToT) bagi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) pada Kamis, 9 Juli 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Multipurpose Lantai 3 Gedung Pascasarjana UNSIQ.

Kegiatan ToT ini diselenggarakan sebagai langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan Program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Berdampak ke-53 Tahun 2026 yang mengusung tema “Berbasis Qur’anic Empowerment dan Sustainable Development Goals (SDGs)”.

Pelaksanaan kegiatan menghadirkan sejumlah pakar dan pimpinan universitas sebagai pemateri, yaitu Rektor UNSIQ, Dr. H. Z. Sukawi, M.A.; Wakil Rektor I, Prof. Dr. Sri Haryanto, M.Pd.; Ketua LP3M UNSIQ, Prof. Dr. Hermawan, S.T., M.M., M.T.; serta Mahmudi, S.Kom. sebagai narasumber teknis.

Dalam kegiatan tersebut, para Dosen Pembimbing Lapangan mendapatkan pembekalan mengenai arah kebijakan, konsep, tujuan, mekanisme, serta teknis pelaksanaan KPM Berdampak. Pembekalan ini diperlukan agar setiap DPL memiliki pemahaman yang sama dalam membimbing, mendampingi, dan mengarahkan mahasiswa selama menjalankan program pengabdian di tengah masyarakat.

Rektor UNSIQ, Dr. H. Z. Sukawi, M.A., memberikan arahan mengenai pentingnya pelaksanaan KPM yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Program pengabdian tidak hanya menjadi bagian dari kewajiban akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana untuk mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam menjawab kebutuhan dan permasalahan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Rektor I, Prof. Dr. Sri Haryanto, M.Pd., menyampaikan materi yang berkaitan dengan kebijakan akademik serta peran strategis Dosen Pembimbing Lapangan dalam memastikan kegiatan mahasiswa berjalan sesuai dengan tujuan pembelajaran dan pengabdian masyarakat.

Ketua LP3M UNSIQ, Prof. Dr. Hermawan, S.T., M.M., M.T., menjelaskan konsep KPM Berdampak yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Program tersebut dirancang dengan mengintegrasikan pendekatan Qur’anic Empowerment dan tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs.

Pendekatan Qur’anic Empowerment menempatkan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan dalam proses pemberdayaan masyarakat. Adapun integrasi SDGs diarahkan agar program kerja mahasiswa dapat mendukung pembangunan di berbagai bidang, seperti pendidikan, ekonomi, lingkungan, kesehatan, penguatan kelembagaan, dan kesejahteraan masyarakat.

Mahmudi, S.Kom., sebagai narasumber teknis, memberikan penjelasan mengenai mekanisme operasional, administrasi, pelaporan, serta penggunaan sistem pendukung dalam pelaksanaan KPM. Pembekalan teknis tersebut diharapkan dapat membantu DPL dalam melakukan pemantauan dan evaluasi kegiatan mahasiswa secara tertib, efektif, dan terukur.

Melalui kegiatan ToT ini, LP3M UNSIQ berupaya meningkatkan kesiapan dan kompetensi para Dosen Pembimbing Lapangan sebelum mendampingi mahasiswa di lokasi pengabdian. DPL diharapkan mampu menjadi pengarah, fasilitator, motivator, serta penghubung antara mahasiswa, universitas, pemerintah desa, dan masyarakat.

Program KPM Berdampak ke-53 Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan berbagai kegiatan seremonial, tetapi mampu menghadirkan program yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat. Setiap program juga diharapkan dapat memberikan hasil yang terukur, berkelanjutan, dan tetap dilanjutkan oleh masyarakat setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir.

Dengan terselenggaranya ToT Dosen Pembimbing Lapangan, UNSIQ menegaskan komitmennya untuk melaksanakan pengabdian masyarakat yang berbasis ilmu pengetahuan, nilai-nilai Al-Qur’an, dan prinsip pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan KPM Berdampak ke-53 Tahun 2026 dapat berjalan secara terarah, profesional, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *