UNSIQ Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Program Diaspora Pengembangan Smart Agro-Halal Living Lab Berbasis Inovasi Bisnis Berkelanjutan
Kembali ke berita

UNSIQ Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Program Diaspora Pengembangan Smart Agro-Halal Living Lab Berbasis Inovasi Bisnis Berkelanjutan

30 Oct 2026 admin lp3m

WONOSOBO – Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo memperkuat jejaring kerja sama internasional melalui kegiatan Kolaborasi Diaspora bertajuk “Pengembangan Smart Agro-Halal Living Lab Berbasis Inovasi Bisnis Berkelanjutan” yang berlangsung pada 21 – 30 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan diaspora akademisi dari International Islamic University Malaysia (IIUM), yaitu Prof. Irwandi Jaswir, M.Sc., Ph.D., sebagai bentuk penguatan kolaborasi akademik, pengembangan riset, dan pertukaran pengetahuan antara perguruan tinggi dalam lingkup internasional.

Program kolaborasi diaspora ini dilaksanakan melalui kerja sama antara Ketua Peneliti, Dr. Ahmad Guspul, S.E., M.M., dengan Lembaga Penelitian, Penerbitan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) UNSIQ. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas kemitraan akademik internasional sekaligus mendorong pengembangan inovasi yang mengintegrasikan sektor pertanian, industri halal, teknologi, dan keberlanjutan bisnis.

Rangkaian kegiatan diawali pada 21 Oktober 2026 melalui agenda Visiting Professor di berbagai fakultas di lingkungan UNSIQ. Dalam agenda ini, Prof. Irwandi Jaswir, M.Sc., Ph.D., hadir sebagai akademisi tamu untuk berbagi pengetahuan, pengalaman akademik, serta perspektif keilmuan yang berkaitan dengan pengembangan industri halal dan inovasi berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi ruang interaksi akademik antara diaspora, dosen, peneliti, dan sivitas akademika UNSIQ dalam memperluas wawasan serta memperkuat kapasitas pengembangan ilmu pengetahuan.

Pelaksanaan Visiting Professor di berbagai Fakultas juga menjadi bagian penting dari upaya mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi. Melalui pertemuan akademik lintas disiplin ilmu, sivitas akademika memperoleh kesempatan untuk mengembangkan perspektif baru, membangun komunikasi ilmiah, serta mengidentifikasi peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran akademisi internasional diharapkan dapat memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat budaya akademik yang terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan global.

Tema Smart Agro-Halal Living Lab Berbasis Inovasi Bisnis Berkelanjutan menjadi fokus utama dalam kolaborasi ini. Konsep tersebut diarahkan pada pengembangan ekosistem inovasi yang menghubungkan potensi sektor pertanian (agro), prinsip dan standar industri halal, pemanfaatan teknologi, serta pengembangan model bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan. Pendekatan Living Lab memberikan ruang bagi perguruan tinggi, peneliti, pelaku usaha, dan masyarakat untuk berkolaborasi dalam mengidentifikasi persoalan, mengembangkan solusi, serta menguji inovasi berdasarkan kebutuhan dan kondisi nyata di lapangan.

Pengembangan Smart Agro-Halal Living Lab juga memiliki relevansi dengan potensi sumber daya lokal dan kebutuhan penguatan ekonomi berbasis inovasi. Integrasi sektor agro dan halal membuka peluang pengembangan produk bernilai tambah, peningkatan kualitas proses produksi, penguatan jaminan produk halal, serta pengembangan model bisnis yang memperhatikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Dengan demikian, kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi pengembangan riset terapan yang tidak hanya menghasilkan luaran akademik, tetapi juga memiliki potensi implementasi dan manfaat bagi masyarakat serta dunia usaha.

Selama periode kegiatan 21–30 Oktober 2026, kolaborasi diaspora menjadi sarana untuk mempertemukan kompetensi akademisi internasional dengan kapasitas penelitian dan pengembangan yang dimiliki UNSIQ. Interaksi tersebut membuka peluang pertukaran gagasan, penguatan jejaring penelitian, serta pengembangan agenda kolaborasi yang lebih terarah. Keterlibatan Prof. Irwandi Jaswir dari IIUM Malaysia juga memberikan nilai strategis bagi penguatan hubungan akademik antara UNSIQ dan institusi pendidikan tinggi di tingkat internasional.

Kegiatan ini kemudian ditutup dengan agenda penandatanganan Implementation Agreement sebagai bentuk penguatan komitmen kerja sama dalam pelaksanaan program kolaborasi. Penandatanganan dokumen tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat landasan implementasi kegiatan, memperjelas arah kerja sama, serta membuka peluang keberlanjutan kolaborasi dalam pengembangan Smart Agro-Halal Living Lab. Rangkaian penutupan dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata sebagai simbol penghargaan, persahabatan, dan hubungan kemitraan akademik antara pihak-pihak yang terlibat.

Melalui kegiatan ini, UNSIQ menunjukkan komitmennya untuk terus mengembangkan kolaborasi internasional sebagai bagian dari peningkatan kualitas pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran diaspora akademisi tidak hanya menjadi momentum pertukaran pengetahuan, tetapi juga menjadi peluang untuk membangun sinergi keilmuan, memperluas jejaring riset, dan mendorong inovasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan.

Kolaborasi yang diinisiasi oleh Dr. Ahmad Guspul, S.E., M.M., bersama LP3M UNSIQ ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pengembangan Smart Agro-Halal Living Lab secara berkelanjutan. Lebih jauh, kerja sama tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi UNSIQ dalam jejaring akademik internasional serta menghasilkan inovasi bisnis berbasis agro-halal yang memiliki daya saing, memberikan nilai tambah ekonomi, dan berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.