KPM UNSIQ

Relevansi Q.S Yusuf ayat 47-49 pada Program KPM (Kuliah Pengabdian Masyarakat) UNSIQ Gelombang 1 Tahun 2023

Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah di Wonosobo merupakan bagian dari proses pendidikan yang berhubungan erat dengan pembinaan mahasiswa secara utuh serta pengembangan dan peningkatan kemampuan masyarakat.

Bertempat di gedung Pujihardjo, 1295 mahasiswa mengikuti pembekalan KPM dengan tujuan mendapatkan wawasan, pengetahuan, keterampilan , dan teknik untuk melaksanakan kegiatan tertentu yang bertujuan melatih mahasiswa menjadi problem solver untuk semua permasalahan yang ada dalam masyarakat. Sehingga, diperlukan dalam pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan KPM mulai dari observasi dan perencanaan sampai dengan evaluasi hasil pembuatan laporan.

Kuliah Pengabdian Masyarakat Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah di Wonosobo KPM-MBKPM (MERDEKA Belajar Kampus Merdeka) UNSIQ akan dilaksanakan selama 40 hari. Berbasis Riset Tahun 2023 adalah suatu bentuk pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa untuk terlibat aktif dalam rangka pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat.  

Dengan mengangkat tema “Implementasi KPM- MBKPM Bina Desa ” yang bertujuan memanfaatkan intensifikasi pekarangan rumah keluarga ketahanan pangan dalam memanfaatkan sampah rumah tangga. Terdapat enam program yang akan dilaksanakan meliputi (1) Ke-Agama-an; (2) Ke-Pesantren-an; (3) Ke-AlQur’an-an; (4) Gerakan Tanam 100.000 Pohon Cabai; (5) Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga; (6) Ketahanan Pangan. Relevansi Program ketahanan pangan sangat relevan dengan Q.S Yusuf Ayat 47-49;

Dia (Yusuf) berkata, “Agar kamu bercocok tanam tujuh tahun (berturut-turut) sebagaimana biasa; kemudian apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan ditangkainya kecuali sedikit untuk kamu makan(Q.S. Yusuf Ayat 47).

“Kemudian setelah itu akan datang tujuh (tahun) yang sangat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun sulit), kecuali sedikit dari apa (bibit gandum) yang kamu simpan”(Q.S. Yusuf Ayat 48).

“Setelah itu akan datang tahun, dimana manusia diberi hujan (dengan cukup) dan pada masa itu mereka memeras (anggur).” (Q.S. Yusuf Ayat 49).

Gerakan Tanam Cabai pada Keluarga Ketahanan Pangan (GerTanCab) ini akan menjadi Pencatatan Rekor MURI dimana akan dilakukan penanaman pohon cabai sebanyak 100.000 pohon di 100 Desa denga 13 Kecamatan yang ada di kabupaten Wonosobo dan 5 kabupaten diluar wonosobo. Link relevan di Website UNSIQ.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *